News Update :

BUDIDAYA

Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan

TEMUAN BARU INDOCRES NEON ACEH ASLI DARI TANAH GAYO

Senin, 09 Februari 2015

Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo
Saat ini, jenis Giok yang tengah booming di kalangan pecinta batu mulia ini adalah Giok Indocrase Neon, Giok Merah, dan Giok Kuning, ketiga jenis tersebut hanya ada di Kabupaten Aceh Tengah tepatnya di Lumut dan Gemboyah.
“Ke-3 jenis Giok ini paling dicari saat ini, dan hanya ada didaerah kita, kolektor dari Geudong Lhokseumawe, Nagan Raya dan Sungai Dareh Sumatera Barat banyak yang datang kesini, mereka tau aturan Pemerintah kita belum ada, sehingga mereka bawa alat canggih dan tenaga ahli kesini untuk mengeruk kekayaan batu Giok kita, masa kita hanya tinggal diam,” tanya Edi Tebe seorang Kolektor dan pecinta Batu Giok.
Menurutnya, selain paling banyak dicari harga ke-3 jenis batu Giok ini juga terbilang sangat tinggi, karena mempunyai karakter yang tidak terdapat di jenis Giok lainnya. Dan yang perlu diketahui, meski Giok dikawasan Gayo saat ini masih, namun jika dicari secara terus-menerus kemungkinan saat ini Giok Gayo juga sudah menipis.

Tanya: Kenapa batu ini dinamakan Idocrase Neon?  

Jawab: Idocrase Neon adalah 1 jenis varian unggulan dari Idocrase Aceh yang mempunyai titik api didalam batu tersebut. Neon hanya ditemukan pada idocrase edisi pertama aceh & info lengkap ada di majalah Gemstone maret 2014.

Tanya: Apa ciri-ciri utama batu Idocrase Neon? 

Jawab: Ciri fisik berwana kuning jernih terang dan sedikit berbias hijau. Batu ini secara visual mirip kapsul minyak ikan.

Tanya: Saya baru beli yang diakui Seller sebagai Idocrase Neon Aceh tapi kok warnanya putih?  

Jawab: Dasar proses Neon itu adalah daging putih dan bisa bermetamorfosis atau berubah warna tetapi yang perlu diketahui hanya produk Idocrase edisi ke-1 lah yang bisa seperti itu tidak untuk produk keluaran setelah itu. Tapi batu Idocrase Neon Aceh tetap menjadi buruan para kolektor batu mulia.

Tanya: Apa beda Idocrase Neon dan Idocrase Solar?

Jawab: Idocrase Neon berwarna kuning kehijauan keemasan (seperti warna kunang kunang) sedangkan Idocrase Solar berwarna seperti minyak solar tetapi tetap dalam 1 keluarga varian idocrase.

Tanya: Kok harganya mahal?

Jawab: Harga itu relatif karena kualitas Neon tidak ada tandingannya hingga saat ini. Bila Anda menginginkan batu yang cantik dan berkualitas tinggi, maka bersiap-siaplah merogoh kocek Anda semakin dalam..
Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo

Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo
Inilah Indocres Neon Aceh  Yang Saya Punya (Awan Muis Bentoo), Untuk Koleksi Lainnya Silahkan Kunjungi Batu Mulia Samudera Pasai

Batu Mulia dan Batu Akik Samudera Pasai | Gampoeng Asan Geudong

Rabu, 21 Januari 2015

Tgk. Kayi sedang melayani penghobi batu
Beberapa pemuda dan anak-anak ikut memperhatikan proses pembuatan batu akik tersebut. Sekilas tidak ada yang istimewa dari batu-batu itu, nyaris sama dengan batu akik kebanyakan. Hanya saja batu akik Samudera Pasai didapat dari dalam tanah.

Pengelola usaha tersebut menggali tanah yang diduga merupakan lokasi sisa kerajaan terdahulu. Selain batu akik, pengelola yang juga pemilik lahan juga kerap menemukan pecahan mangkuk atau piring yang terbuat dari keramik serta barang lainnya. Temuan itu diduga kuat berasal dari sisa-sisa kerajaan Samudera Pasai.


Yusrizal sedang mengasah batu
Usaha pembuatan batu akik itu berada di Gampong Asan, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Berjarak beberapa ratus meter dari Makam Sultan Malikussaleh.

Gubuk sederhana punya Tgk. Kayi ini terbuka berukuran 2x3 meter itu berada di bawah rimbunan pohon jambu dengan jarak sekitar 200 meter dari jalan pusat Keude Geudong menuju jalan Malikussaleh. Usaha kecil itu berjalan dengan omset puluhan juta setiap bulannya.






Yusrizal sedang mengilatkan batu
Di depan gubuk terdapat sebuah rak kaca yang ditempatkan untuk memajang batu akik yang telah jadi. Mulai ukuran kecil, sedang hingga besar. beberapa di antaranya sudah diikat menjadi cincin siap pakai untuk ukuran jari dewasa.

“Pembuatan batu akik ini sudah berjalan hampir 6 tahun. Saya (Awan Muis Bentoo) dan teman saya merupakan penghobi yang rencananya akan membeli batu Rubi dan Garnet, sedangkan usaha ini milik Tgk Kayi, yang pagi harinya juga mengajar di SDN 12 Samudera Gampoeng Asan Samudera . Jika ada kunjungan pendatang atau penziarah dari luar negeri khususnya Malaysia, omset penjualan di atas Rp 2,5 juta per harinya. 

Awan Muis Bentoo pembeli batu
“Di sini hanya kita sediakan batu akik kelas menengah ke bawah dengan harga di bawah Rp 500 ribu. Sedangkan batu akik kelas atas dengan harga Rp 500 ribu – Rp 20juta, kita membawa ke pameran atau dipasarkan oleh agen.

Yusrijal menambahkan, dari ribuan batu akik yang ditemukan di dalam tanah, terdapat juga batu mulia.
“Ada yang berwarna oranye jenis tourmaline, sedangkan yang merah merupakan delima siam dan yang agak merah jambu ini namanya Rubi Mulia, dan yang berwarna campuran abu-abu kehitaman itu jenis garnet,” tukasnya sambil menunjukan batu mulia miliknya.[]



Dibawah Ini adalah koleksi Batu saya dari Samudera Pasai












1000 Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Selasa, 16 Desember 2014

1000 Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Sangat menarik bagi petani karena pasar terus berkembang. Pemerintah juga secara agresif memberikan dukungan melalui penelitian dan kampanye unggul benih lele makan gerakan ikan.

Sehingga pusat muncul dari budidaya ikan lele di sejumlah daerah. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, budidaya ikan lele tidak harus dilakukan di sisi atau hanya kegiatan subsisten. Lele dapat hidup dalam kepadatan tebar tinggi dan rasio terhadap pertumbuhan makan daging yang baik.


Oleh karena itu, budidaya ikan lele akan mendapat manfaat lebih jika dilakukan secara intensif. Memilih bisnis ternyata tidak menjadi modal sesuatu yang besar. Banyak peluang besar Anda bisa mendapatkannya dari sesuatu yang tampaknya contoh sepele lele pembesaran. Ikan berkumis masih dipandang sebelah mata oleh bisnis.

Bahkan, ketentuan yang dijanjikan cukup besar. Gerai supermarket besar tenda di kios-kios pinggir jalan membutuhkan pasokan lele dalam jumlah besar secara teratur.

Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa:

1. Bisa dilakukan di bidang budidaya sumber daya air yang terbatas meskipun jumlah tebar
    benih tinggi,
2. Seberapa mudah budidaya dikendalikan oleh masyarakat,
3. pemasaran ini mudah, dan
4. Venture modal yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung pada ukuran dari biaya pakan),
5. Selain itu, lele memiliki kandungan gizi tertinggi dibandingkan dengan jenis ikan perairan darat
    lainnya.

Kelebihan Cara Budidaya Ikan Lele Menggunakan Kolam Terpal
Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. lahan yang digunakan berupa lahan yang belum dimanfaatkan atau Lahan Yang telah dimanfaatkan, tetapi kurang Produktif. keuntungan dari kolam terpal adalah terhindar Dari pemangsaan hama pembongkaran ikan  dan ular sawah.

Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat maupun panen dan dapat mempermudah penyesuaian ketinggian sesuai usia ikan. dapat dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar, Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam. Lahan yang digunakan regular tidak berubah karena bukan kolam galian.

    Menghindari dimangsa hama seperti ikan dan ular bidang liar.
    Dilengkapi dengan volume air yang berguna untuk memfasilitasi perubahan air dan tanaman dan untuk memfasilitasi penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan.
    Dapat digunakan sebagai peluang usaha kecil dan besar,
    Menghasilkan kualitas lele yang lebih tinggi, terlihat lele tampak bersih, dan seragam.
    Penggunaan lahan tidak berubah karena tidak penggalian kolam renang atau kolam semen.

Cara Awal Pengisian Air dan Bibit
1. Langkah pertama

Bagian dalam kolam terpal dicuci dengan sabun untuk menghilangkan bau lem atau bahan kimia yang dapat membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan selama satu hari, maka kolam diisi dengan air hingga 20 cm.

Air yang telah ditinggalkan selama seminggu penuh dengan taro diberikan daun, daun singkong, atau pepaya. Tujuannya agar air berwarna hijau. air hijau baginya untuk mencegah bau ini disebabkan karena penguapan air kolam dan harus dilakukan 25% penambahan dan penggantian air.

2. Langkah Kedua

Siapkan benih 1000 lele dumbo ukuran 6-8 ekor cm. Untuk ukuran kolam 2m x 1m x 1m. Bibit yang baru dibeli (kedatangan baru) tidak segera dimasukkan ke dalam kolam renang, tapi harus melalui tahap bibit lele climatized yang dapat menyesuaikan diri dengan air di kolam.

Setelah lele berumur lebih dari 20 hari, lele perlu disortir dengan menggunakan bak menyortir berukuran 9 -12 cm.

Alasannya, lele yang lebih kecil akan sulit untuk mendapatkan makanan karena kalah cepat dengan yang lebih besar. Oleh karena itu, sejak awal kita harus menyiapkan dua kolam renang ukuran 2 mx 1 mx 1 m.

Ada alasan mengapa kita tidak perlu kolam yang lebih besar. Pertama, untuk menghemat ruang. Kedua, untuk membatasi pergerakan ikan lele yang dapat tumbuh menjadi lebih besar, jika terlalu banyak bergerak lele akan tipis.

3. Kualitas air

Air kolam berkurang karena proses penguapan maka perlu tambahkan air sampai tingkat air kembali ke posisi normal. Pada tingkat air 20 cm (bulan pertama), 30 cm (bulan kedua), dan 40 cm (bulan ketiga).

Warna air yang terbaik bagi penghuni kolam hijau. Air hijau menunjukkan bahwa kualitas air yang baik untuk ikan patin. Lele tidak suka air jernih.

4. Makanan

Feeding dilakukan tiga kali sehari yaitu pukul 7 pagi, 05:00 dan 10:00. Feeding tidak selalu harus 3 kali sehari, bisa jadi 4 kali, tergantung pada kebutuhan ikan akan makan.

Dalam proses pakan budidaya ikan diberikan dengan menggunakan jenis ikan sentrat 781-1 untuk memanen ikan dapat dipanen 70 hari. Kebutuhan ½ kg pakan digunakan per hari.

Oleh karena itu, pakan yang dibutuhkan untuk memanen sebanyak 30 kg. Makan tidak boleh berlebihan. Seharusnya tidak ada makanan yang tersisa untuk sisa pelet yang tidak dikonsumsi akan mengendap di dasar kolam dan akan menyebabkan amonia beracun.

5. Kedalaman air

Kolam jangan terlalu dangkal karena penguapan akan membuat ikan menjadi terlalu panas. Tentunya ini akan membuat ikan menjadi kelelahan dan mati. Solusinya adalah dengan menambahkan air telah surut kembali ke posisi yang telah ditentukan.

Selain itu perlu untuk menambahkan tanaman air seperti kangkung, daun talas / talas, dan eceng gondok. Fungsi sebagai tanaman peneduh selain air juga dapat menyerap racun yang terkandung dalam air kolam renang.

Packing dalam bibit kurang nyaman stres pembuatan bibit yang disebabkan oleh sejumlah guncangan, terlalu lama dalam plastik, dan cuaca panas. Solusinya adalah dengan membeli bibit dari tempat tidak terlalu jauh dari kolam renang dan tidak terkena sinar matahari.

Bibit akan mati jika tidak ada penyesuaian suhu antara air di plastik dengan air kolam. Sebelum Anda masukkan ke dalam kolam, benih harus diperkenalkan pertama dengan air kolam. ikan yang  direndam di kolam air selama ½ - 2 jam.

Kemudian buka plastik dan biarkan masuk ke air kolam perlahan-lahan ke dalam plastik sampai benih ikan keluar dengan sendirinya. Setelah itu, ikan baru benar-benar bisa masuk ke kolam. Lakukan ini di pagi atau sore hari untuk menghindari suhu air panas.

6. Tingkat Kejernihan Air

Pada dasarnya lele tidak suka air jernih. Hal ini dapat dilihat dari sifat dan bentuk tubuhnya. Umpan alam lele di malam hari menyebabkan lele tidak perlu penglihatan yang baik. Hal ini juga didukung dari bentuk tubuh memiliki kumis di sekitar mulut. Fungsi ini berguna untuk meraba makanan.

Selain itu, sistem pernapasan ikan lele menggunakan labirin, yang berarti bernapas lele tidak bergantung pada oksigen terlarut dalam air. Dengan demikian, kondisi oksigen minimal lele dapat bertahan hidup air berlumpur tersebut.

Meskipun ikan lele tidak suka air jernih, kita tidak bisa masuk air apapun ke dalam kolam.

Bisa jadi kita masuk ke air mengandung bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit. Itu harus air kolam berlumpur kami yaitu dengan memberikan daun seperti yang disebutkan di atas sehingga air berwarna hijau.

7. Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit tidak bisa dianggap remeh karena sangat mempengaruhi baik volume produksi. Hama biasanya binatang yang berang-berang, burung pemakan ikan, kucing, dll Adapun penyakit seperti virus dan bakteri.

Pencegahan adalah dengan menggunakan semacam penghalang sehingga tidak ada hewan liar yang masuk ke kolam dan makan benih lele. Untuk penyakit dapat diberikan obat-obatan yang banyak tersedia di toko pertanian, tergantung pada jenis penyakit. baca juga cara budidaya ikan gurame

8. Panen

Setelah cukup lama, ikan akan dipanen. Pemanenan dilakukan dengan menyortir dengan memilih ikan yang layak untuk dikonsumsi (dijual) ukuran biasanya 5 sampai 10 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan pembeli, maka ukuran yang lebih kecil dipelihara kembali.

Contoh Kolam Terpal Yang Baik:




TANAMAN MURBEI (Morus alba L)

Sabtu, 18 Oktober 2014

Pertama kali saya mengenal tanaman ini saat berkunjung di taman rekreasi Rembangan, Jember kurang lebih 30 tahun yang lalu pada saat masih duduk di bangku sekolah dasar.  Entah sekarang, tanaman yang ditanam di lereng bukit rembangan itu masih ada atau tidak.  Beberapa hari yang lalu saat berkunjung ke rumah teman saya melihat tanaman ini berjajar di sepanjang jalan makadam menuju rumahnya.  Tentu saja saya tidak melewatkan mencicipi buahnya yang merah keunguan dan rasanya masam manis.

Dikenal sebagai tanaman murbei atau white mulberry yang bernama latin Morus alba L, selain popular sebagai makanan ulat sutra tanaman ini ternyata banyak khasiatnya.  Ekstrak kulit kayu pada akarnya mempunyai zat aktif kuwanon G yang bersifat antibakteria dan mengandung albanol Ayang sedang diteliti untuk mengobati penyakit leukemia.  Selain itu mulberrosida A dan moracin Mdari kulit akarnya bersifat hipoglikemik (menurunkan glukosa darah) dan dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.  Ekstrak ethanol dari daunnya juga dapat mengurangi kerusakan pembuluh darah pada penderita diabetes.  Bahkan lalapan daun murbei ini dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI.  Di India, daunnya dipakai untuk menetralkan racun ular.  Tau sendiri kan, orang India suka mainan ular kobra.  Sedangkan jus buahnya dipercaya dapat mengobati hepatitis kronis, kurang zat besi, tekanan darah tinggi, dan lemah jantung.  Tapi untuk khasiat buahnya ini belum dibuktikan secara ilmiah, baru bukti empiris aja alias statusnya masih sebagai jamu atau ramuan tradisional.  Ayo, siapa yang mau meneliti khasiat lain dari tanaman asli Cina selatan ini?

TEKNIK PEMBESARAN UDANG LAMBOUH (Penaneus spp) DIBALAI BUDIDAYA AIR PAYAU UJUNG BATEE KABUPATEN ACEH BESAR NANGGROE ACEH DARUSSALAM

Kamis, 16 Januari 2014

TEKNIK PEMBESARAN UDANG LAMBOUH (Penaneus spp) DIBALAI BUDIDAYA AIR PAYAU UJUNG BATEE KABUPATEN ACEH BESAR NANGGROE ACEH DARUSSALAM


I PENDAHULUAN


1.1  Latar belakang.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia. Dengan 13.667 pulau, laut yang sangat luas dan panjang garis pantai lebih dari 81.000 km, indonesia memiliki potensi sumber daya laut dan pantai yang sangat besar. Namun potensi tersebut juga memberi tantangan yang besar pula, yaitu bagaimana dapat memanfaatkannya secara optimal (Bambang agus murtidjo, 1988).
Udang merupakan jenis ikan konsumsi air payau, badan beruas berjumlah 13 (5 ruas kepala dan 8 ruas dada) dan seluruh tubuh ditutupi oleh kerangka luar yang disebut eksosketelon. Umumnya udang yang terdapat di pasaran sebagian besar terdiri dari udang laut. Hanya sebagian kecil saja yang terdiri dari udang air tawar, terutama di daerah sekitar sungai besar dan rawa dekat pantai. Udang air tawar pada umumnya termasuk dalam keluarga Palaemonidae, sehingga para ahli sering menyebutnya sebagai kelompok udang palaemonid. Udang laut, terutama dari keluarga Penaeidae, yang bisa disebut udang penaeid oleh para ahli. Udang merupakan salah satu bahan makanan sumber protein hewani yang bermutu tinggi. Bagi Indonesia udang merupakan primadona ekspor non migas. Permintaan konsumen dunia terhadap udang rata-rata naik 11,5% per tahun. Walaupun masih banyak kendala, namun hingga saat ini negara produsen udang yang menjadi pesaing baru ekspor udang Indonesia terus bermunculan (Darmono. 1991).
Udang yang diproritaskan untuk budidaya dalam tambak adalah udang jenis penaedae. Oleh karena itu dalam program intam, udang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sebagai komoditas ekspor dan dapat tumbuh besar hingga mencapai panjang 20 cm ini di anjurkan untuk dipilih (Bambang agus murtidjo, 1988).
Aceh dikenal penghasil induk udang terbaik di dunia, seperti di pantai Timur, di kawasan Peureulak, induk udang windu berkualitas prima dihasilkan setiap hari. Diperairan inilah para pedagang mengekspor udangnya ke Malaysia , Thailand , Indiadan juga untuk mendukung produksi udang windu di Sulsel, Jawa Tengah hingga Tarakan dan Kalimantan lainnya. Udang perairan ini memiliki kualitas genetic yang baik sehingga selalu dipakai sebagai sumber induk penjenis bagi perusahaan-perusahaan penghasil udang windu dunia (Anonim, 2008).
Introduksi udang vanamei pertama kali di Indonesia di lakukan pada tahun 2001 dengan induk dan benur berasal dari Hawaii, pada umumnya di Indonesia lebih banyak membudidayakan udang windu peneus monodon dan udang putih peneus mergeninsis. Intoduksi ini di sebabkan kegagalan budidaya udang windu, Penaeus monodon dimulai sejak tahun 1991, dengan menurunnya produksi dari 140.000 metrik ton menjadi 100.000 metrik ton pada tahun 1996 yang disebabkan oleh serangan virus WSSV (Anonim, 2008).

1.2  Maksud dan tujuan.
Maksud dari dilakukannya praktek kerja lapang ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang pembesaran langsung dilapangan dan teknik-teknik yang digunakan dalam pembesaran udang lambouh dibalai budidaya  air payau, ujung batee, kabupaten aceh besar, NAD.
Tujuan pelaksanaan praktek kerja lapang ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan kerja khususnya mengenai teknik pembesaran udang lambouh dengan memadukan pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah dengan kenyataan dilapangan.

1.3  Manfaat praktek kerja.
Kegunaan praktek kerja lapang ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dilapangan serta memahami permasalahan yang tinbul dalam teknik pembesaran udang lambouh sehinga diharapkan akan dapat melakukan pembesaran udang galah dengan baik, serta mampu mengatasi permasalahan yang timbul dan nantinya akan menambah informasi untuuk pengamatan lebih lanjut tentang udang lambouh.





II TINJAUAN PUISTAKA


Aceh sekarang sedang mengembangkan jenis udang baru yaitu udang Lambouh dengan nama ilmiah Penaeus titik titik karena belum ketahuan jenisnya. Namun dikalangan cold storage sumatera dikenal sebagai White tiger shrimp. Udang ini secara fisik terukur mirip udang windu mulai dari rostrum, hepatic carina, morfologis dll namun pola warnanya sangat berbeda karena tubuhnya dan antenanya polos tidak berbelang serta kaki renangnya merah. Tekstur dagingnya pun kenyal mirip udang windu. Dalam pemeliharaan tradisional 3.5 bulan diperoleh biomass 720 kg per Ha dengan ukuran rerata 22.5 gram, tanpa kincir dan air baru. Udang ini hanya diperoleh pada bulan Nopember hingga awal februari sehingga masih terhitung langka (Anonim, 2008)
Dari hasil penelusuran wikipedia indonesia (2009), udang lambouh dapat di klasifikasikan dengan udang windu karena jenis udang ini masih satu family dengan udang windu adalah sebagai berikut:
Kerajaan          : Animalia
Filum               : Arthropoda
kelas                : Crustacea
Subkelas          : Malacostraca
Ordo                : Decapoda
Subordo          : Dendrobranchiata
Family             : Penaeidae
Genus              : Penaeus
Spesies            : Penaeus spp      
        
Udang windu mulai dewasa pada umur 18 bulan. Udang yang telah matang telur dapat dilihat dari gonadnya yang berwarna hijau di bagian punggungnya, dari mulai bagian kepala hingga pangkal ekor. Udang jantan dapat dengan mudah dibedakan dari betinanya dengan pengamatan alat kelaminnya. Udang jantan memiliki petasma yang terletak pada pasangan kaki renang pertama. Sementara itu, betina memiliki thellycum yang terletak di antara pasangan kaki jalan ke 5. Pada saat memijah, udang jantan akan memasukkan sperma ke dalam thellycum dengan bantuan petasma-nya segera setelah udang betina berganti kulit. Udang windu memiliki daur hidup dimulai dari telur yang telah dibuahi akan menetas menjadi larva pertama yang disebut nauplius (N). Nauplius terdiri dari 6 substadia, yaitu nauplius I-VI. Larva tersebut kemudian akan bermetamorfosa menjadi zoea (Z) yang terdiri dari 3 substadia, yaitu Z I-Z III. substadia berikutnya adalah mysis (M), dalam tahap ini sudah nampak seperti udang dan hanya bertahan 96 jam, setiap 32 jam mysis berganti cangkang hingga akan bermetamorfosa menjadi post larvae (PL). Udang windu mulai ukuran PL 8 sudah banyak yang dijual ke petambak sebagai benur. Pentokolan benur windu dari PL-12 dilakukan selama dua minggu sampai satu bulan. Stadia berikutnya adalah juvenile dan dewasa (Anonim, 2009).




III METODE PRAKTEK


3.1  Waktu dan tempat.
Praktek kerja lapang ini akan dilaksakan dibalai budidaya air payau ujung bate kabupaten aceh besar, nanggroe aceh darussalam pada tanggal 19 juli sampai 19 agustus 2010.

3.2  Bahan dan alat
Bahan dan alat yang digunakan dalam praktek kerja lapang ini adalah dengan partisitipasi aktif memberikan makan kepada udang dikolam, selain juga mengunakan buku dan alat tulis gunanya untuk menulis hasil wawancara langsung dengan pemilik atau pengelola kolam tentang hal-hal yang sering dilakukan dalam pembesaran udang lambouh, dan mengunakan PH meter, DO meter, refraktometer gunanya untuk mengukur kualitas air di kolam.

3.3  Metode pengambilan data.
Metode yang dipakai dalam praktek kerja ini adalah dengan mengunakan metode deskriptif. Metode deskritif yaitu metode yang digunakan untuk melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu, dalam hal ini bidang secara aktual dan cermat. Metode deskriptif bukan saja menjabarkan (analisis), tetapi juga memadukan (Hasan, 2002).

3.4  Teknik pengambilan data.
Teknik yang dipakai dalam praktek kerja lapang ini dengan mengambil dua macam data, yaitu data primer dan data skunder. Data primer didapat dari obsevasi, wawancara dan partisipasi aktif, sedangkan data skunder adalah data yang didapat langsung dilapangan

3.4.1        Data primer.
Data primer merupakan data yang didapat dari sumber pertama baik individu atau perorangan seperti hasil dari hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan oleh peneliti. Data primer dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh secara langsung dari jawaban responden melalui penyebaran kuesioner (Umar, 1999).

Table 1. Jenis dan Luas Kolam di Balai Benih Air Payau Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam

No
Jenis Kolam
Luas ( m2 )
Jumlah
1.
Kolam Beton


2.
Kolam Tanah


Sumber :

Table 2. Jenis Udang, Padat Tebar, Harga Benih, Harga/ Kg jual udang  yang di Budidayakan di Kolam  Budidaya Air Payau Kabupaten Aceh Besar, Naggroe Aceh Darussalam Tahun 2010

No
Jenis Pakan
Padat Tebar
Harga Benih
Harga/ Kg
1.




2.




3.




Sumber :

Table 3. Jenis Udang , Pakan dan Produksi yang dibudidayakan di Kolam Balai Budidaya  Air Payau Kabupaten Aceh Barat, Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2010

No
Jenis Udang
Pakan
Produksi/Kg
1.
Udang Lambouh


2.



3.



Sumber :

Table 3. Keadaan Pemasaran Udang Lambouh di Balai Budidaya Air Payau Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2010.

No
Status Pedagang
Penghasilan/Bulan ( Rp )
1.
Pengepul

2.
Pengencer

Sumber :

Table 5. Parameter Kualitas Air di Balai Budidaya Air Payau Kabupaten  Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2010

No
Parameter Kualitas Air
Satuan
1.
Suhu
OC
2.
pH
Ppm
3.
Kedalaman
M
4.
Kecerahan
M
5.
Salinitas
‰
Sumber :

3.4.2        Data sekunder.
Data sekunder adalah data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan, baik oleh pengumpul data primer atau pihak lain Jadi data sekunder merupakan data yang secara tidak langsung berhubungan dengan responden yang diselidiki dan merupakan pendukung bagi penelitian yang dilakukan (Umar, 1999).
Dalam praktek kerja lapang ini data skunder diperoleh dari laporan-laporan pustaka yang menunjang, serta data yang diperoleh dari lembaga pemerintah, pihak swasta yang berhubungan maupun masyarakat yang terkait dengan usaha pembesaran udang lambouh.




DAFTAR PUSTAKA


Anonymous. 2009. udang windu. http://id.wikipedia.org. di akses pada hari rabu
         tanggal 16 juni 2010.
Anonymous. 2009. Pemupukan dalam budidaya pembesaran udang windu.
http://agromaret.com. Diakses pada hari rabu tanggal 16 juni 2010.
Anonymous. 2008. Budidaya udang windu merupakan udang.
http://hobiikan.blogspot.com. Diakses pada hari rabu tanggal 16 juni 2010.
Murtidjo, A.B. 1988. Tambak air payau budidaya udang dan bandeng. Penerbit
         kanisius. Yogyakarta. 138 hal.
Yusof, Rohana. 2004. Pendidikan sains social. Penerbit PTS Publications &
         Distributors Sdn Bhd. Kuala lumpur. 283 hal.
Nontji, Anugerah. 2008. Plankton laut. Penerbit LIPI Pers. Jakarta. 331 hal.
Anonymous. 2008. Indonesian  aquaculture. http://tech.groups.yahoo.com. Di
         akses pada hari rabu tanggal 23 juni 2010.
Anonymous. 2009. Waspadai virus baru di aceh. http://rizal-
        bbapujungbatee.blogspot.com. di akses pada hari rabu tanggal 23 juni            
        2010.





JADWAL PELAKSANAAN


Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan praktek kerja lapangan, yaitu:
·         Persiapan administrasi 5 hari
·         Pembuatan proposal                10 hari
·         Partisitipasi aktif                      30 hari
·         Penyusunan laporan                 30 hari




Waktu penyelesaian                75 hari







ANGARAN BIAYA


1.        BIAYA PERSIAPAN
a.       Survey lokasi                                    Rp       -
b.      Pengetikan                                        Rp 20.000
c.       Penjilidan dan perbanyak                  Rp 30.000
2.        BIAYA PELAKSANAAN
a.       Transportasi                                                  Rp 200.000
b.      Dokumentasi                                                 Rp 20.000
c.       Akomodasi slama praktek                             Rp 500.000
3.        BIAYA PENULISAN LAPORAN
a.       Pengetikan                                        Rp 20.000
b.      Penjilidan dan perbanyak laporan      Rp 30.000
4.        BIAYA UJIAN                                       Rp 100.00
5.        BIAYA TAK TERDUGA                        Rp 200.00
TOTAL          
                                                         Rp 1.120.000

EVENT

 

© Copyright AQUACULTURE INFORMATION 2010 -2011 | Design by Awan Muis Bentoo | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.