News Update :

Harga Ikan Mujair Mahal

Minggu, 29 Juli 2012


Bitung - Harga sejumlah daging ikan di pasar Girian kota Bitung naik, seperti harga daging ayam dan ikan mujair, Minggu (29/7). Menurut para pedagang kenaikan harga daging ayam harga per kilonya sudah naik sebelum bulan puasa berlangsung.

"Harga 1 kilonya Rp 45 ribu, naik 5 ribu rupiah. Saya membeli Rp 20 ribu perkilonya ditimbang hidup, biasanya hanya Rp 17 ribu," kata Kasman Liato (41), Minggu (29/7). Dijelaskannya meski mengalami kenaikan diriny sesekali harus menjual harga daging per kilo dengan harga Rp 40 ribu karena rata-rata berat per ekornya 1,8 Kg. "Pihak perusahan peternak ayam juga mematok harga yang tinggi kepada para pedagang yang membeli," tambahnya. Ia mengaku hingga tiga hari belakangan ini masih ada puluhan ekor ayam yang sudah beberapa hari tidak terjaul karena harga yang naik. "Ada 10 ekor ayam di Kandang sudah tiga hari tidak habis terjual. Saya tidak banyak mengetahui tentang harga dan pasokan ayam taunya hanya berjualan saja," tuturnya.

Adapun untuk pendapatan yang ia terima dari hasil penjualan selama bulan puasa ini rata-rata 20 hingga 30 ekor per harinya. "Banyak orang beli daging pada saat sore hari sebelum buka puasa. Sebelum puasa justru lebih kurang orang berbelanja daging," tandas pria yang sudah 8 tahun berjualan daging ayam.

Sementara itu pedagang ikan mujair saat ditemui secara terpisah mengatakan, hingga kini harganya relatif normal. "Harga beli Rp 22 ribu per kilonya dan dijual Rp 25 ribu," kata Tommy. Adapun yang menjadi kendala daya beli masyarakat yang dinilai masih sangat kurang, karena sejak pagi berjualan nanti pada saat sore hari baru banyak pembeli. "Yah, pembeli tidak banyak tidalk juga kurang, setiap sore biasanya banyak pembeli karena akan melakukan buka puasa," tuturnya. Disaat itulah ia bisa menjual 30 hingga 50 kilogram dagung ayam. "Kalo banyak pembeli sejak pagi, lebih dari itu yang bisa terjual," tandasnya.

Lain halnya dengan Donni pedagang ikan mujair asal Tondano yang mengaku daya beli masyarakat mulai berkurang pasca karena bulan puasa. "Daya beli masyarakat kurang, hanya ada beberapa yang beli sejumlah satu atau setengah kilogram. Kondisi ini berbeda sebelum puasa," kata Donni. Menurutnya, untuk stok ikan mujair sendiri saaty ini mulai berkurang, karena banyak disediakan saat pengucapan syukur disejumlah daerah beberapa waktu lalu. "Stok ikan mujair habis pada saat memenuhi kebutuhan pengucapan syukur Amurang beberapa waktu lalu," katanya.

Terpisah sejumlah pembeli yang ikan mujair mengaku harga per kilonya mengalami kenaikan. "Mahal harga ikan mujari per kiloa sekarang. Biasa saya beli dibawah Rp 25 ribu," kata Rocky warga yang sedang membeli ikan mujair. Menurutnya kondisi harga tersebut berbeda dengan harga saat sebelum puasa berlangsung. "Sebelum puasa sempat per kilonya Rp 21 hingga Rp 22 ribu," tandasnya.[tribunnew]
Share this Article on :
 

© Copyright AQUACULTURE INFORMATION 2010 -2011 | Design by Awan Muis Bentoo | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.